Media Cyber Dakwah Kerjasama dengan PW-HUDA Aceh Barat Luncurkan Kanal Khusus Dayah

Meulaboh – Memperingati hari santri yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Media Cyber Dakwah meluncurkan kanal khusus Dayah yang diharapkan menjadi pusat pemberitaaan berbagai kegiatan Dayah-dayah di Aceh.

Launching ini dilakukan pada hari Sabtu, 22 Oktober 2022 di Dayah RUMI (Raudhatul Ulum Munirul Islam) Gampong Lapang, Ujong Beurasok, Aceh Barat. Kanal khusus Dayah ini berhasil diluncurkan berkat kerjasama Media Cyber Dakwah, PW-HUDA Aceh Barat, Dayah RUMI, Platform Bantu Saudara, dan STAI Darul Hikmah.

Dalam keterangan resminya, pendiri Media Cyber Dakwah Tgk. Rahmat Saputra mengatakan tujuan diluncurkannya kanal khusus Dayah ini agar semakin banyak informasi, pemberitaan atau syi’ar Dayah yang sampai kepada masyarakat.

“Melalui kanal khusus Dayah ini diharapkan semakin banyak kegiatan atau acara di Dayah yang terekspos keluar, semakin banyak kajian-kajian yang bisa dinikmati oleh masyarakat. Inilah yang akan menjadi amal jariyah digital. Kami berharap upaya ini mendapatkan sambutan positif dikalangan Dayah-dayah di Aceh, khususnya Aceh Barat, tempat lahirnya Media Cyber Dakwah 10 tahun yang lalu,” jelasnya.

Wakil ketua HUDA Aceh Barat ini juga mengatakan prioritas utamanya adalah menfasilitasi santri dan teungku untuk menulis. Apalagi HUDA Aceh Barat juga telah lama memiliki website sendiri dialamat hudaacehbarat.or.id

“Alhamdulillah kita juga didukung oleh akademisi STAI Darul Hikmah Aceh Barat yang siap membantu para santri dan teungku untuk menulis. Baik menulis berita, artikel, opini, nasihat, kajian Islam, khutbah jum’at, dan lain-lain. Semoga setiap Dayah minimal ada 1 orang yang bisa menulis untuk diterbitkan di Media Cyber Dakwah dan Website HUDA Aceh Barat,” tambah pengurus Persaudaraan Profesional Muslim (PPM) Aswaja

Dengan kehadiran kanal Dayah ini, ia juga berharap dukungan & kerjasama dari berbagai pihak, terutama pemerintah kabupaten Aceh Barat untuk memberikan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan Dayah untuk berdakwah melalui media online.

Sumber: Cyber Dakwah

Ketua HUDA Aceh Barat: Muzakarah Ulama Bertujuan Mengokohkan Aqidah Umat

Muzakarah Ulama Dayah Se-Pantai Barat Selatan Aceh akan dipusatkan di Sekretariat HUDA Aceh Barat, yaitu di Dayah Madinatuddiniyah Al-Munawarah, Desa Marek, Kaway XVI. Hal ini dijelaskan oleh Ketua HUDA Aceh Barat, Tgk. H. Abdurrahman, Lc pada Sabtu, 12/3/2022.

“Muzakarah ini akan dilaksanakan pada hari rabu, 16 Maret 2022. Mulai dari jam 9 pagi dengan membahas 8 materi, yang akan disampaikan oleh 8 Ulama Dayah yang berdomisili di pantai Barsela. Muzakarah ini juga akan dihadiri oleh seluruh pimpinan Dayah dan Imam Gampong yang ada di dalam kabupaten Aceh Barat,” jelasnya.

Pimpinan Dayah Madinatuddiniyah Al-Munawarah ini juga berharap kepada seluruh masyarakat Barsela agar dapat menghadiri acara muzakarah ulama yang diadakan oleh HUDA Aceh Barat untuk menyimak berbagai pembahasan yang disampaikan oleh pemateri dalam muzakarah ini.

“Semoga kita semua umat Islam, khususnya yang ada di Pantai Barat Selatan Aceh, dan umumnya seluruh umat Islam yang ada di Indonesia terhindar dari paham-paham yang menyimpang yang telah masuk ke Indonesia. Kami berharap, melalui muzakarah ini dapat meluruskan paham-paham yang salah itu menuju kepaham yang beri’tikad Ahlussunnah wal Jamaah, Asy’ariyah wal Maturidiyah dan bermazhab Imam Syafi’i,” tambahnya.

Sebelumnya dijelaskan, latar belakang diadakannya Muzakarah Ulama Dayah karena semakin beragamnya masalah yang dihadapi masyarakat Barat Selatan Aceh akhir-akhir ini, seperti munculnya pemahaman Agama yang meresahkan dan berkembangnya aliran-aliran yang menyimpang.

Adapun 8 materi yang akan dibahas yaitu:

  1. Ciri-ciri dan kesesatan aliran Wahabi dan Syiah. Dengan pemateri: Waled Harmen Nuriqmar, Pimpinan Dayah Buket Eqra’ Al Haramen.
  2. Larangan berkaitan dengan perempuan yang ditinggal mati oleh suami. Dengan pemateri: Abu H. Mahmuddin Usman, Pimpinan Dayah Serambi Aceh dan Anggota MPU Aceh
  3. Tata cara membayar zakat tambang. Dengan pemateri: Abu H. M. Dahlan
  4. Mengambil manfaat pada tanah gala. Dengan pemateri: Abu H. Walidi Faisal
  5. Mengeluarkan zakat padi yang dipotong dengan mesin. Dengan pemateri: Abon H. Arifin Mahmud
  6. Hukum mawah dalam pandangan fiqih syafi’iyah. Dengan pemateri: Abon H. Abu Yazid Al-Yusufi
  7. Hukum mendirikan jum’at di tiap-tiap kampung. Dengan pemateri: Abu H. Qharuddin Kombih
  8. Hukum menikah wali fasiq. Dengan pemateri: Abu H. Abdurrani Adian

HUDA Aceh Barat Gelar Muzakarah Ulama Barsela

Pengurus Wilayah Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Aceh Barat akan melaksanakan kegiatan Muzakarah Ulama Se-Pantai Barat Selatan Aceh pada tanggal 15-16 Maret 2022, bertempat di Komplek Pondok Pesanten Madinatuddiniyah Al-Munawarah Gampong Marek Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat.

Latar belakang diadakannya muzakarah ini karena semakin beragamnya problematika yang dihadapi masyarakat Aceh, khususnya di Pantai Barat Selatan Aceh akhir-akhir ini. Pengaruh dari arus globalisasi menjadikan sebagian umat Islam semakin jauh dari ajaran Islam yang hakiki, sehingga muncul paham-paham yang meresahkan masyarakat dan berkembangnya aliran-aliran menyimpang. Permasalahan ini telah menyebabkan perselisihan pendapat yang tidak berkesudahan ditengah-tengah umat.

Tgk. Giyanto, M.Kes, sekretaris panitia muzakarah dalam keterangannya pada 19/02/2022 mengatakan Ulama sebagai pewaris Nabi memegang peranan yang sangat penting dalam meluruskan pemahaman dan nilai-nilai agama Islam secara benar agar masyarakat mampu menjalani agamanya secara baik.

“Berangkat dari latar belakang itu, kami mengambil tema muzakarah “Mengokohkan Aqidah Ahlussunnah wal Jamaah Asy’ariyah Maturidiyah” yang insyaAllah akan dilaksanakan pada tanggal 15 s/d 16 Maret 2022 di Dayah Madinatuddiniyah Al-Munawarah”, katanya.

Para Ulama kharismatik Aceh akan menjadi pemateri utama dalam kegiatan muzakarah dengan beberapa tema pembahasan. Diantaranya adalah kaifiyat memberikan zakat tambang, masalah zakat tanaman padi yang dipotong dengan mesin, hukum pemanfaatan tanah yang digadaikan, hukum mawah, ta’addut jum’at, larangan bagi perempuan yang sedang menjalani masa iddah, ciri-ciri paham wahabi dan syi’ah di Indonesia

Peserta yang akan hadir pada kegiatan muzakarah mewakili dari 8 Kabupaten/Kota se Pantai barat selatan Aceh, yaitu Aceh Barat, Aceh Jaya, Simeulue, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Subulussalam, dan Singkil.

Penanggung jawab muzakarah Ulama ini Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Aceh Barat Tgk.H.Abdurrahman Amin, LC. Penasehat Abu H. Mahmuddin Usman, Pengarah Abu H. Mustafa Habli, LC. Menjabat sebagai ketua panitia, Tgk. Muhammad Amin dan sekretaris, Tgk. Giyanto, M.Kes.